Contoh Proposal Tesis Manajemen Pendidikan : Penerapan Total Quality Management in Education (TQME) pada Perguruan Tinggi

 

Fenomena manarik yang perlu dicermati dari lulusan perguruan tinggi adalah ketidakmampuan lulusan itu untuk cepat beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat/industri. Penerapan TQM (Total Quality Management) pada sistem pendidikan yang sering disebut sebagai : Total Quality Management in Education (TQME) diharapkan mampu menghilangkan atau mengurangi tingkat kesenjangan yang ada antara pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat/industri. Penerapan TQME pada Perguruan Tinggi harus dijalankan atas dasar pengertian dan tanggung jawab bersama untuk mengutamakan efisiensi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas dari proses pendidikan tinggi.

Banyak usaha telah dirumuskan oleh para ahli manajemen kualitas untuk mendefinisikan kualitas jasa atau pelayanan, agar dapat didesain (designable), dikendalikan (controllable), dan dikelola (manageable), sebagaimana halnya dengan kualitas barang. Secara konseptual, manajemen kualitas dapat diterapkan baik pada barang maupun jasa, karena yang ditekankan dalam penerapan manajemen kualitas adalah peningkatan sistem peningkatan sistem kualitas.

Dengan demikian, yang perlu diperhatikan dalam pengembangan manajemen kualitas adalah pengembangan sistem kualitas yang terdiri dari : perencanaan sistem kualitas, pengendalian sistem kualitas, dan peningkatan sistem kualitas.

Read More Contoh Proposal Tesis Manajemen Pendidikan


Contoh Proposal Tesis Manajemen Pendidikan : Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi

 

Kurikulum merupakan inti dari proses pendidikan, dan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap hasil pendidikan. Dalam kaitannya dengan pengembangan kurikulum perguruan tinggi,, minimal dapat dibedakan antara desain kurikulum atau kurikulum tertulis (design, written, formal, ideal, document, curriculum), dan implementasi kurikulum atau kurikulum nyata (curriculum implementation, real, actual, in action).

Berbeda dengan yang sedang dikembangkan pada pendidikan dasar dan menengah, kurikulum peruguran tinggi lebih menekankan pada standar kompetensi. Dengan kata lain, perguran tinggi menggunakan kurikulum berbasis kompetensi (KBK), yang diharapkan dapat mendongkrak dan meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan tuntutan dunia kerja sesuai dengan perkembangan jaman, serta perkembangan IPTEKS, khususnya dari teknologi infomasi yang semakin hari semakin pesat perkembangannnya.

Sebenarnya KBK lebih tepat dan lebih cocok diterapkan di pergurant tinggi, karena perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja, menciptakan  lapangan kerja, hidup bermasyarakat, dan mengembangkan diri sesuai konsep pendidikan seumur hidup. Dengan demikian, komptensi yang harus ditanamkan kepada mahasiswa selama mereka berada dalam proses pendidikan di kampus menjadi sangat jelas. Pengembangan KBK di perguruan tinggi harus berangkat dari kompetensi-kompetensi sebagai hasil analisis dari berbagai kebutuhan di masyarakat, baik kebutuhan untuk hidup (bekerja) maupun untuk mengembangkan diri sesuai dengan pendidikan seumur hidup (life long education).

Read More